Cari Blog Ini

JOIN THE CARAVAN

Get Gifs at CodemySpace.com Get Gifs at CodemySpace.com
Tampilkan postingan dengan label tazkiyatu nafs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tazkiyatu nafs. Tampilkan semua postingan

Rabu, 12 Januari 2005

Islahul Qulub (PERBAIKAN JIWA)


5 Pondasi Ishlahul Qulub

1. Qalbu adalah salah tempat pandangan Allah `Azza wa Jalla.
عن أبي هريرة رضي الله عنه قال : قال رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم : »إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى لاَ يَنْظُرُ إلى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ « رواه مسلم (16/121 ) قال شيخ الإسلام رحمه الله في"الاستقامة"(1/425) : "ومعلومٌ أنّه لمْ ينف نظر الإدْراك ، ولكن نظر المحبة".
Abu Hurairah Rda berkata : Rasulullah Saw bersabda :
“Sesungguhnya Allah Ta`ala tidak memandang rupa-rupa dan harta kalian, akan tetapi Dia memandang qalbu dan amal kalian”. (Hr. Muslim : 16/121. syeikhul Islam rahimahullah dalam “Al Istiqomah” : 1/425 berkata : Sudah diketahui bahwa hal itu bukan berarti pandangan umum, akan tetapi yang dimaksud adalah pandangan kecintaan).

2. Qalbu adalah Raja yang dita`ati dan Pemimpin yang diikuti.
عن النعمان بن بشير رضي الله عنه قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : « ... ألا وإِنَّ في الجَسَدِ مُضْغَةً إذا صَلَحَتْ صَلَحَ الجَسدُ كلُّه ، وإذا فَسَدَتْ فَسَدَ الجسَدُ كله، أَلا وهِيَ الْقَلْبُ » قطعة من حديث أخرجه البخاري ( 1 / 153 ) ومسلم ( 5 / 50 ) .
Dari Nu`man bin Basyir Rda bahwa Rasulullah Saw bersabda :
“...Ketahuilah ! Sesungguhnya di dalam tubuh terdapat segumpal daging. Jika, dia baik maka baiklah tubuh seluruhnya dan jika, dia rusak maka rusaklah tubuh seluruhnya. Ketahuilah ! Itulah qalbu”. (Bagian hadits yang diriwayatkan oleh Al Bukhari : 1/153 dan Muslim : 5 / 50)

3. Qalbu Sering Berbolak-balik
عن المقداد بن الأسود رضي الله عنه قال : لا أقول في رجل خيراً ولاشراً،حتى أنظر ما يختم له ـ يعني ـ بعد شيء سمعته من النبي صلى الله عليه وسلم ، فقيل : وما سمعت ؟ قال : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول: » لقَلب ابنِ آدمَ أشدُّ انقلاباً من القِدْرِ إذا اجْتَمَعَتْ غَلَياناً « أخرجه أحمد(4/4) وصححه الألباني في" الصحيحة"(1772).
Dari Al Miqdad bin Al Aswad Rda berkata : Aku tidak mengatakan tentang seseorang itu baik atau buruk, hingga aku melihat akhir hidupnya – yaitu – setelah ada sesuatu yang aku dengar dari Nabi Saw. Beliau ditanya : Apa yang engkau telah dengar ? Aku mendengar Rasulullah Saw bersabda : “Sesungghnya Qalbu anak Adam lebih cepak berbalik daripada teko jika airnya mendidih”. (Hr. Ahmad : 4/4 dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Ash Shahihah : 1772)

4. Qalbu tempat perhelatan fitnah
عن حذيفة رضي الله عنه قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : »تُعْرَضُ الْفِتَنُ عَلَى الْقُلُوبِ كَعرض الْحَصِيرِ عُوداً عُوداً ، فَأَيُّ قَلْبٍ أُشْرِبَهَا نُكِتَت فِيهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ ، وَأَيُّ قَلْبٍ أَنْكَرَهَا نُكِتَت فِيهِ نُكْتَةٌ بَيْضَاءُ ، حَتَّى تَعُودَ القُلُوبُ عَلَى قَلْبَيْنِ: قلبٍ أَسْوَدَ مُرْبَادّاً كَالْكُوزِ مُجَخِّياً لاَ يَعْرِفُ مَعْرُوفاً وَلاَ يُنْكِرُ مُنْكَراً ؛ إِلاَّ مَا أُشْرِبَ مِنْ هَوَاهُ ، وَقَلبٍ أَبْيَضْ ، فَلاَ تَضُرُّهُ فِتْنَةٌ مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ« رواه مسلم ( 144 ) .
Huzaifah Rda berkata : Rasulullah Saw bersabda :

Senin, 12 Januari 2004

Amal Yang Tiada Henti


Fitnah apapun yang terjadi, perubahan jiwa merupakan titik tolak sebuah perubahan serta jalan yang amat tepat. (Qs. Ar Ra`d : 11). Upaya membina jiwa merupakan masalah yang tidak mengenal kata henti dan lelah. Dia merupakan proses berkesinambungan sepanjang nyawa masih ada. (Qs. Al Hijr : 99).
Yakinilah, satu detik yang tidak memiliki saham dalam pembangunan jiwa, merupakan alamat kehancuran. (Qs. Al Muddatstsir : 37) (Qs. Asy Syams : 9-10)
Di dalamnya hanya ada dua jalan, dan tidak ada jalan lain yang ketiga.
Beberapa upaya membina jiwa adalah sebagai berikut :
1. رعاية الإيمان  (Memelihara Iman).
Jika kita renungkan perjalanan sejarah, kita dapat menyaksikan bahwa penggerak utama terjadinya pertempuran di alam dunia ini adalah masalah aqidah, iman atau tauhid. (Qs. 2 : 109 & 120) (Qs. Al Buruj : 8)
Jika iman merupakan unsur utama terjadinya pertempuran, maka dihadapan seorang muslim hanya terdapat 2 pilihan, dan tidak ada pilihan ketiga, yaitu :
a. Mengikuti musuh-musuh iman dan mendukungnya, atau
b. Merasa bangga dengan iman dan aqidahnya, menjaganya dengan benteng yang kokoh serta merealisasikannya.
Tidak ada satupun sarana yang terbaik dalam memelihara iman kecuali mujahadah An nafs dalam melakukan perintah Allah dan menjauhi larangannya, bersungguh-sungguh dalam muhasabah serta memperbaharui taubat dan mengawasi kalbu secara berkesinambungan.
2. "الإقبال على العبادة  " (Melebur Diri dalam Ibadah)
Ad Dien akan melemah dalam jiwa, perhatianpun semakin menipis seiring terjadinya fitnah, sehingga manusiapun mulai cenderung terhadap urusan duniawi belaka. Disinilah semakin terasa urgennya peribadatan. Rasulullah Saw bersabda :
العبادة في الهرج كهجرة إلي
"Beribadah di saat Al Harj adalah seperti berhijrah kepadaku" (Hr. Muslim : 2948, At Tirmidzi : 2201, Ibnu Majah : 3985 dan Ibnu Hibban : 5957)
An Nawawi berkata : "Yang dimaksud al Harj di hadits ini adalah fitnah dan kerancuan urusan manusia. Penyebab benyaknya keutamaan peribadatan di saat itu adalah dikarenakan manusia mulai lalai dan dilalaikan serta tidak perhatian terhadap ibadah, kecuali segelintir orang saja". (Syarah Muslim : 18 / 117)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes